Bergabunglah bersama Gloria Ministry menjadi mitra kami dalam menyediakan beasiswa bagi anak-anak kurang mampu. Uluran kasih anda akan sangat berharga bagi masa depan anak-anak ini
Keceriaan di Acara HUT Chapter Pasuruan |
Jumat 21 Januari 2011, dr. Roy Budiarto Halim dan bapak Henry Yuwono (ketua dan wakil ketua Gloria Ministry Board Nasional - red) tiba di kota Pasuruan dalam rangka memenuhi undangan ketua Gloria Ministry Chapter Pasuruan, bapak Tony Satrio. Keduanya hadir di Pasuruan untuk menghadiri acara ucapan syukur HUT pertama Chapter Pasuruan.
Sebagai informasi, Chapter Pasuruan memiliki pengurus yang semangatnya sungguh luar biasa, aktif, motifatif, inisiatif dan bergerak cepat. Sejak awal berdiri tahun 2010 lalu, ada saja kegiatan yang mereka lakukan untuk mengembangkan pelayanan Gloria Ministry seolah-olah mereka tidak ingin menyianyiakan pelayanan yang telah dipercayakan kepada mereka. Sekalipun Pasuruan terbilang chapter baru dengan usia yang masih muda, namun semangatnya tak kalah dari chapter lain yang lebih dahulu ada. Mereka berupaya mewujudkan visi dan misi Gloria Ministry yang berdasar pada Amanat Agung Tuhan Yesus dengan memberikan dukungan beasiswa bagi anak bangsa di wilayah Pasuruan dan sekitarnya. Sampai dengan tahun 2010 jumlah anak yang mendapat beasiswa dari mitra donatur Pasuruan sudah lebih dari 100 orang anak, dan tentu saja jumlah tersebut akan semakin bertambah.
Selain membantu beasiswa bagi anak bangsa di wilayah Pasuruan, chapter yang minim anggota pengurusnya ini juga mengembangkan PAUD (Pendidikan Anak Usia Dini). Dalam hal PAUD mereka telah menjadi perintis yang mengembangkan pelayanan Gloria Ministry bagi anak-anak yang masuk dalam kategori golden age ini. Beberapa tahun yang lalu Gloria Ministry pernah memberikan donasi bagi lebih dari lima puluh anak Taman Kanak-kanak Tunas Bangsa I dan 2 di Tengger, Jawa Timur. Namun sifat bantuan hanya sementara saja, yakni berupa sumbangan bagi pembangunan fisik sekolah TK tersebut dan beasiswa sampai dengan mereka menyelesaikan sekolah Taman Kanak-kanaknya. Hanya satu kali itu saja, baru kemudian Chapter Pasuruan merintis dan mengembangkan PAUD di wilayah pelayanannya.
Hari itu pengurus Chapter Pasuruan bersemangat mempersiapkan acara yang sudah mereka programkan sejak tahun lalu. Begitu antusias pak Tony cs merencanakannya, sampai-sampai gemanya sudah terdengar dari mulai Rakernas di bulan Nopember 2010 lalu. Acara yang dikemas dalam bentuk Temu Mitra dan sekaligus menjadi Christmas Celebration Chapter Pasuruan itu diselenggarakan di Kolam Renang Tirto Kencono Pasuruan.
Ada lebih dari 300 orang undangan hadir pada saat itu. Pengisi acarapun melibatkan banyak sekali anak yang dibantu oleh Chapter Pasuruan dan juga penampilan khusus dari Kelompok bapak Yatiman (Tengger). Anak-anak itu memeriahkan acara dengan tari-tarian, puji-pujian, puisi dan kesaksian dari anak-anak yang telah mendapatkan beasiswa. Melihat penampilan mereka, pak Henry Yuwono yang saat itu mendapat kesempatan untuk melayankan firman Tuhan, kagum dan terpesona, sebab ternyata banyak sekali talenta yang dimiliki anak-anak ini; selain pintar di sekolah, mereka juga memiliki bakat untuk memimpin, bermain musik dan menari. Tentu saja kita semua berharap semoga mereka dapat meraih cita-cita dan menjadi pemimpin bangsa kelak tanpa terhambat oleh biaya pendidikan, karena ada Saudara dan Gloria Ministry yang peduli akan mereka.
“Ya! Puji Tuhan, acara berjalan sangat baik dan penuh sukacita” begitu tutur pak Henry menyimpulkan kesannya mengikuti acara tersebut. Dalam kesempatan membawakan renungan, beliaupun menyampaikan tentang betapa pentingnya kesatuan hati dalam melakukan pekerjaan Tuhan dalam sebuah kerja team. Gloria Ministry Chapter Pasuruan ini cukup solid, dan semoga ditahun-tahun ke depan semangat melayani Tuhan terus semakin bertambah. Selamat ulang tahun Chapter Pasuruan! (Lke) |
Mission Trip Gloria Ministry ke Labuan Bajo - Bali |
Tepatnya hari Selasa, 2 Agustus 2011 pengurus Gloria Ministry bersama dengan beberapa mitra berangkat meninggalkan Jakarta untuk mengadakan aksi pengobatan gratis di Labuan Bajo sekaligus merancang perintisan chapter Gloria Ministry di pulau tersebut. Di bawah komando Pengurus Dept. Sosial Board Nasional, Milko Sufreddy, rombongan diinstruksikan agar berkumpul di Bandara Internasional Soekarno-Hatta pada pukul 06.00 wib. Walhasil, keduapuluh satu perserta harus bangun subuh-subuh dan melintasi jalanan dari Jakarta hingga bandara disaat banyak orang masih terlelap oleh mimpi. Meski begitu, rasa kantuk para peserta terhalau juga oleh semangat berwisata ke bagian timur wilayah Nusa Tenggara ini atau yang lebih dikenal dengan nama Pulau Komodo.
Pesawat Lion Air membawa kami terbang pagi itu. Untuk bisa sampai ke Pulau Komodo, kami harus transit dahulu di pulau Bali untuk ganti pesawat yang ukurannya lebih kecil dari pesawat pertama menuju Bandara Udara Komodo-Labuan Bajo. Pendeta Rudi Siswanto, salah seorang rekomendator Gloria Ministry yang berdomisili di Labuan Bajo menjemput kami bersama dengan Kodim 1612. lalu kamipun diantar ke tempat penginapan, Hotel Bintang Flores di daerah Pede untuk istirahat sebentar, karena malamnya harus lanjut ibadah di rumah salah satu jemat. Sebelum ibadah, pukul 16.45 wita (waktu setempat) terlebih dahulu rombongan makan di restauran Gardena dekat pelabuhan kemudian berangkat ke rumah ibu Rini (seorang anggota jemaat Pdt. Rudi Siswanto). Bapak Mayjen TNI (Purn.) Darpito Pudyastungkoro, S.IP, MM, salah seorang Penasehat Gloria Ministry yang juga turut dalam rombongan, hari itu menyampaikan firman sekaligus kesaksian pujian bersama ibu Tinuk, istri tercinta.
Bakti Sosial Pengobatan Gratis (Rabu, 3 Agustus 2011)
Pagi hari suasana di hotel bintang Flores sangat indah dimana sambil menikmati makan pagi para tamu hotel disuguhkan panoraman pemandangan yang menajubkan yakni, hamparan laut dengan pulau-pulau yang indah dan perahu-perahu nelayan yang tengah melasanakan tugasnya menangkap ikan. Rombongan Gloria Ministry hari itu Rabu, 3 Agustus 2011 akan menjalankan tugasnya yaitu mengadakan bakti sosial pengobatan gratis bagi penduduk setempat. Acara dilangsungkan di kelurahan Gorontalo. Jangan salah ya, nama daerah Gorontalo ternyata tidak hanya ada di provinsi Sulawesi saja tapi di Nusa Tengara Timur ini ternyata ada juga.
Sebelum rombongan berangkat terlebih dahulu di bekali oleh Firman Tuhan oleh Pdt. Djinarko dalam firman yang dibawakannya pagi itu, kita dalam setiap menjalankan sesuatu harus memiliki “Tiga K”, yakni, 1) Komitmen, 2) Konsisten untuk setiap persoalan, 3) Kontinyu. Gloria Ministry harus tetap menjalankan misi dan visinya untuk memberkati anak-anak melalui program beasiswa agar anak–anak yang tidak mempunyai kesempatan menjadi terbantu. Disamping memberkati sesama melalui beasiswa, Gloria Ministry juga mengadakan Bakti Sosial dengan memberikan pengobatan gratis bagi masyarakat setempat. Bertempat di kelurahan Gorontalo (Waemata-Mambar Kec. Komodo) tim Bakti Sosial yang di ketuai langsung bapak Roy Budiarto Halim dibantu oleh tim medis di daerah setempat juga tidak ketinggalan pejabat kelurahan setempat yakni bapak Alaudin Nasar (kepala desa) beserta jajarannya ambil bagian dalam acara tersebut. Sekitar 128 orang datang untuk mendapatkan pemeriksaan dan juga obat, sungguh luar biasa Gloria Ministry bisa jadi berkat bagi masyarakat di sekitar kelurahan Gorontalo.
Selesai menjalankan Bakti Sosial, rombongan kemudian makan siang di restauran Philemon dekat pelabuhan Labuan Bajo untuk menikmati kelezatan ikan daerah tersebut. Di lanjutkan menikmati keindahan alam yang luar biasa yang Tuhan ciptakan yakni Wisata Gua Batu Cermin di Kec. Komodo. Meskipun medan untuk bisa sampai di gua tersebut sangat melelahkan tapi luar biasa semangat rombongan Mission Tour ini, meskipun dalam tim ini banyak yang usianya lebih dari 50 tahun tapi semangatnya tidak terkalahkan. Mereka sangat antusias untuk bisa melihat keindahan dalam Gua Batu Cermin tersebut.
Pulang dari Bakti Sosial dan menikmati keindahan Gua Batu Cermin, rombongan istirahat sebentar di hotel tempat menginap. Malam harinya 19.00 WITA rombongan di undang untuk ikut ibadah di GPdI “Bukit Sion” gereja dari Pdt. Rudi Siswanto. Dalam ibadah bersama jemaat GPdI Bukit Sion tim dari Gloria Ministry tetap harus memberikan yang terbaik meskipun sangat lelah. Pendeta Djinarko tetap semangat menyampaikan kebenaran Firman Tuhan dalam Yohanes 14 : 27 “ Damai sejahtera kutinggalkan bagimu. Damai sejahtera-Ku kuberikan kepadamu, dan apa yang kuberikan tidak seperti yang diberikan oleh dunia kepadamu. Janganlah gelisah dan gentar hatimu”. Firman ini mengajar kepada semua orang untuk tidak takut dan gelisah meskipun dalam keadaan apapun, Tuhan akan selalu ada bersama kita umat-Nya.
Perjalanan di Pulau Rinca dan Pulau Kelor (Kamis, 4 Agustus 2011)
Pukul 08.30 WITA rombongan akan melakukan perjalanan ke pulau Rinca melihat Komodo (binatang yang hanya ada di Indonesia). Untuk sampai di pulau Rinca harus di tempuh dengan menggunakan kapal laut selama 2 jam. Dalam perjalanan tersebut rombongan begitu menikmati suguhan pemandangan yang sangat indah berupa hamparan pulau-pulau disepanjang laut, kiri-kanan yang kita lalui sembari menikmati berbagai makanan yang disiapkan oleh ibu-ibu, jemaat dari Pdt. Rudi Siswanto.
Tiba di Pulau Rinca rombongan harus melewati hamparan lapang yang tandus, dan ada tanaman yang baru ditanam sumbangan dari orang-orang yang peduli dengan kelestarian lingkungan. Dalam perjalanan tersebut rombongan harus di kawal 2 orang Ranger, karena medan yang kita lalui sangat berbahaya dengan binatang komodo yang sewaktu-waktu bisa ada di depan atau di samping kanan-kiri kita. Di pulau Rinca ini ada sekitar 1366 komodo. Selesai melihat komodo, rombongan tidak langsung ke Bali ke hotel melainkan melanjutkan perjalanan menuju Pulau Kelor untuk berenang dan menikmati pulau dengan hamparan pasirnya yang putih dan batu karangnya.
Perjalanan di Pulau Bali (Jumat, 5 Agustus & Sabtu 6 Agustus 2011)
Setelah puas dengan kegiatan di Labuan Bajo dan keindahan alamnya; jumat, 5 Agustus 2011 pukul 09.25 rombongan berangkat ke Bali. Sesampainya di Bandara Ngurah Rai, rombongan langsung menuju hotel dekat pantai Kuta, Summer Hotel & Yulia Beach Inn Kuta. Sebagian rombongan asyik untuk istirahat sejenak di hotel. Tidak demikian dengan bapak Roy Budiarto Halim, bapak Henry Ch Yuwono dan bapak Juanda Tandjaya. Ketiga bapak ini harus bertemu dengan calon pengurus baru Chapter Gloria Ministry Bali yakni, ibu Diah atau lebih akrab di sapa ibu Ruth beserta temannya: ibu July Sari Dewi dan ibu Evelyn Widiani. Ketiga ibu ini merasa terbeban dan memiliki misi yang sama dengan pelayanan Gloria Ministry. Mereka ingin Gloria Ministry Chapter Bali bisa kembali menjalankan misi dan visinya untuk memberkati anak-anak yang kurang mampu. Malam harinya bapak Roy beserta rombongan di undang salah satu teman dari temanya yang memiliki hati untuk pelayanan Gloria Ministry bertempat di Seafood House.
Jurnal perjalanan misi Gloria Ministry berakhir sudah, namun sepenggal harapan terbenam jauh di ke dalaman hati kami; harapan agar kegiatan bakti sosial bagi penduduk setempat untuk menghadirkan sukacita di hati mereka, sehingga kegiatan tersebut menjadi jembatan bagi terbukanya hati mereka terhadap kasih Kristus; harapan untuk melihat Chapter Bali beraktivitas kembali menjangkau anak bangsa; dan harapan agar Gloria Ministry semakin berkembang dimasa mendatang. CRJ |
Rapat Kerja Nasional Gloria Ministry |
Tidak terasa rakernas yang di laksanakan di Gadog Ciawi sudah satu tahun kita lewati, begitu luar biasa semangat api Rakernas tahun 2010 yang tergambar dalam setiap pengurus Gloria Ministry baik itu Board Nasional maupun Chapter-cahpter Gloria Ministry. Hal ini di tandai dengan dilakasanakannya Rakernas selanjutnya di Batu Malang tepatnya di wisma Talita Kum pada tanggal 27-30 Oktober 2011 milik dari salah satu ketua chapter Gloria Ministry Malang yakni, bapak Iwan Tessy.
Beberapa chapter mengirimkan perwakilannya untuk datang dalam Rakernas tersebut, karena dalam Rakernas ini akan di bahas beberapa hal yang berhubungan dengan kinerja juga rencana program Gloria Ministry kedepan. Adapun chapter yang datang pada acara Rakernas di Batu Malang yakni, Board Nasional (sebagai SC dalam rakernas), Gloria Ministry chapter Jakarta, Gloria Ministry chapter Malang, Gloria Ministry chapter Pasuruan, Gloria Ministry chapter Surabaya, Gloria Ministry chapter Makassar, Gloria Ministry chapter Solo dan juga Gloria Ministry chapter Palangkaraya. Kedatangan para rombongan tersebut di sambut hangat oleh bapak Iwan Tessy beserta istri di kediamannya Jl. Ratawu No.18 Malang. Sebagian dari para rombongan datang lebih awal (Kamis, 27 Oktober 2011) untuk ikut dalam kegiatan KKR anak di GPdI Lembah Dieng, hamba Tuhan Pdt. Suryadi Sunarko atau akrab di sapa dengan kak Sur menyampaikan fiman Tuhan dengan begitu luar biasa dan banyak anak-anak merasa diberkati pada malam hari tersebut. KKR anak tersebut merupakan kerjasama Gloria Ministry chapter Malang dan jaringan doa anak di wilayah Malang dan sekitarnya. Selesai ikut KKR rombongan tidak langsung menuju penginapan melainkan terlebih dahulu diajak bapak Iwan Tessy makan malam dulu di restoran Nelayan. Rombongan malam itu terdiri dari Board Nasional, Gloria Ministry chapter Jakarta, Gloria Ministry chapter Solo, Gloria Ministry chapter Pasuruan, Gloria Ministry chapter Palangkaraya dan tuan rumah Rakernas yaitu Gloria Ministry chapter Malang. Agenda kegiatan Jumat, 28 Oktober 2011.
Hari ke-2 (dua) Jumat, 28 Oktober 2011 pagi itu sebagian rombongan mengikuti seminar di sekretariat Gloria Ministry tepatnya di Bukit Dieng. Seminar dengan tema “Melahirkan Generasi Terang” yang dibawakan oleh Pdt. Suryadi Sunarko. Sedangkan rombongan Board Nasional dan chapter Jakarta tidak ikut dalam seminar tersebut hanya diwakili salah satu stafnya, rombongan melakukan kunjungan di salah satu rumah hamba Tuhan di Nongkojajar yakni Pdt. Yatiman. Melalui kunjungan ini banyak hal yang dapat di petik dari kegiatan di tempat Pdt.Yatiman dimana ditempat itu banyak calon hamba-hamba Tuhan di bentuk dan dibekali keterampilan untuk menunjang pelayanan mereka. Selain kunjungan ke Pdt.Yatiman rombongan juga pergi ke kebun Agrobhakti melihat banyak macam pohon buah. Sekitar pukul 18.00 wib rombongan tiba di wisma Talita Kum untuk makan malam bersama, dengan menu sate ayam, gulai dan sate kambing, semua peserta sangat menikmati masakan yang sudah di siapkan oleh tuan rumah Rakenas. Malam itu suasana kekeluarga terasa sekali meskipun jarang bertemu, sendau gurau dari para pengurus chapter yang hadir di wisma Talita Kum begitu hangat sesekali para pengurus ketawa dan ada juga yang foto-foto untuk mengabadikan moment kebersamaan yang jarang-jarang ini. Karena jarak, waktu dan kesibukan para pengurus chapter Gloria Ministry. Rakernas Gloria Ministry (Sabtu, 29 Oktober 2011)
Saatnya hari yang ditunggu oleh para peserta yang ditunjuk mewakili chapternya untuk melaporkan dan memberikan masukan-masukan bagi perkembangan pelayanan Gloria Ministry. Sesion demi sesion di ikuti dengan penuh khidmat. Beberapa hal yang merupakan materi Rakernas tahun ini adalah menyangkut rencana pendirian sekolah Gloria Ministry, dari keputusan Rakernas 2011 bahwa untuk program pendirian sekolah sebaiknya menjadi program Gloria Ministry Jakarta sedangkan Board Nasional harus memfokuskan diri dalam perkembangan chapter yang sudah dibentuk dan bagaimana chapter-chapter tersebut dapat bekerja dengan baik. Program pendirian PAUD akan menjadi kegiatan Gloria Ministry sebagai langkah awal, 2 (dua) chapter yakni, Pasuruan dan Palangkaraya diharapkan bisa memberikan masukan dan rencana program PAUD tersebut dan diberi waktu sekitar 3 bulan untuk memberikan makalah yang berkaitan apa itu PAUD, bagaimana cara mendirikan PAUD, persyaratan dan juga kegiatan mengajarnya bagaiman. Dengan senyum dan semangat 2 (dua) wanita cantik ini yakni ibu Elmie Riawati akrab di sapa ibu Elmie (chapter Palangkaraya) juga aktif di Dinas Pendidikan Palangkaraya dan ibu Maya (chapter Pasuruan) yang sudah mengembangkan PAUD Gloria di tempatnya sekitar 1 (satu) tahun, keduanya bersedia untuk memberikan masukan-masukan sehubungan dengan PAUD Gloria Ministry nantinya. Karena ke-2 (dua) ibu ini memang lebih tau sistem dan kegiatan PAUD. Selain itu juga di putuskan untuk Rakernas tahun depan (2012) tuan rumah adalah Gloria Ministry chapter Solo atau Gloria Ministry chapter Makassar. Maka untuk Rakernas tahun depan diharapkan setiap chapter bisa hadir dan memberikan sumbang sih bagi perkembangan pelayanan Gloria Ministry. Sore itu juga Rakernas ditutup oleh bapak Roy B Halim selaku tim SC atau ketua Board Nasional. Selesai acara, sebagian dari para chapter ada yang langsung kembali dengan membawa rencana dan program untuk di laksanakan di chapternya masing-masing dari apa pengalaman dan juga masukan-masukan yang di terima saat mengikuti Rakernas.
Untuk perwakilan chapter yang besok minggu, 30 Oktober 2011 baru pulang, mengikuti ibadah di wisma Talita Kum dengan Firman yang di sampaikan oleh Ibu Hanna ketua Pondok Kasih, beliau menyampaikan dengan luar biasa bagaimana mereka pelayanan dan bagaimana mereka bisa tetap bisa berdiri di tengah-tengah masyarakat yang mayoritas beda agamanya, tapi hal ini tidak membuatnya takut karena percaya bahwa Tuhan akan memberikan kekuatan, kemudahan dan melindungi dalam setiap kegiatan yang di lakukan untuk menolong sesama. CRJ |